ANDA HARUS TAHU NABI ISA SUDAH WAFAT
ANDA HARUS TAHU, NABI ISA SUDAH WAFAT !!
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kita petunjuk dan hidayah melalui Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya.
Makalah ini disusun untuk membahas tentang kewafatan para nabi, termasuk Nabi Isa AS, berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi SAW. Kami berharap makalah ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konsep kewafatan dan kekuasaan Allah SWT.
*PARA NABI SUDAH WAFAT TERMASUK NABI ISA SUDAH*
A. Hukum Allah Ta'ala, Setiap Yang bernyawa akan mati.
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَاِ نَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّا رِ وَاُ دْخِلَ الْجَـنَّةَ فَقَدْ فَا زَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَا عُ الْغُرُوْرِ
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 185).
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِا لشَّرِّ وَا لْخَيْرِ فِتْنَةً ۗ وَاِ لَيْنَا تُرْجَعُوْنَ
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami." (QS. Al-Anbiya 21: Ayat 35)
B. Segala Yang Ada Di Muka Bumi Akan Binasa.
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَا نٍ
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa," (QS. Ar-Rahman 55: Ayat 26).
وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَا لْاِ كْرَا مِ
"Dan yang tetap kekal hanya Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." (QS. Ar-Rahman 55: Ayat 27).
C. Pengakuan Nabi Isa Sendiri Tentang Kewafatan nya, (QS. Al-Mā’idah: 117).
فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنتَ أَنتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ۖ وَأَنتَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
“Maka ketika Engkau mewafatkan aku, Engkau-lah yang menjadi Pengawas atas mereka; dan Engkau Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.”
D. Pengakuan Allah Ta'ala Tentang Kewafatan Nabi Isa as. (QS. Ali ‘Imran ayat 55).
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ
“Ketika Allah berfirman: Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepada-Ku…”
Penjelasan: Kata مُتَوَفِّيكَ (mutawaffīka) berasal dari akar kata yang sama (wafat). Banyak mufassir memahami ini sebagai wafat yang sempurna, kemudian Allah mengangkat derajatnya.
D. Hukum Tempat Kehidupan Dan Kematian Manusia Adalah Di Bumi, Bukan Di Langit.
قَا لَ فِيْهَا تَحْيَوْنَ وَفِيْهَا تَمُوْتُوْنَ وَمِنْهَا تُخْرَجُوْنَ
"(Allah) berfirman, "Di sana (bumi) kamu hidup, di sana kamu mati, dan dari sana (pula) kamu akan dibangkitkan". (QS. Al-A'raf 7: Ayat 25)
E. Nabi Muhammad SAW Yang Paling Mulia Saja Wafat.
وَ مَا مُحَمَّدٌ اِلَّا رَسُوْلٌ ۚ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ ۗ اَفَا۟ئِنْ مَّا تَ اَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلٰۤى اَعْقَا بِكُمْ ۗ وَمَنْ يَّنْقَلِبْ عَلٰى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَّضُرَّ اللّٰهَ شَيْــئًا ۗ وَسَيَجْزِى اللّٰهُ الشّٰكِرِيْنَ
"Dan Muhammad hanyalah seorang rasul; sebelumnya telah berlalu beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa berbalik ke belakang, maka dia tidak akan merugikan Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur". (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 144).
F. Pernyataan Hadhrat Abubakar Sidiq ra. Tentang Kewafan Nabi Muhammad SAW.
عن ابْن عَبَّاسٍ أَقْبَلَ أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه حَتَّى نَزَلَ عَلَى بَابِ الْمَسْجِدِ حِينَ بَلَغَهُ الْخَبَرُ وَفَاة الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعِنْكَ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ يَعْبُدُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ مَاتَ وَمَنْ كَانَ يَعْبُدُ اللَّهَ فَإِنَّ اللَّهَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى وَما مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِنْ ماتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلى أَعْقابِكُمْ
Artinya : "Ibnu Abbas meriwayatkan: Abu Bakar, semoga Allah meridainya, pergi ke pintu masjid ketika mendengar kabar wafatnya Nabi. Abu Bakar berkata, “Untuk melanjutkan: Barangsiapa di antara kalian menyembah Muhammad, semoga shalawat dan salam tercurah kepadanya, maka Muhammad telah wafat. Barangsiapa menyembah Allah, maka Allah hidup dan tidak dapat mati. Allah Yang Maha Kuasa berfirman: Muhammad bukanlah selain seorang Rasul. Rasul-rasul telah ada sebelum dia. Jika dia wafat atau terbunuh, apakah kalian akan berpaling? ” (3:144).
Note. Saat Sayyidina Abu akar ra mengumumkan kewafatan nabi Muhammad SAW, tidak ada seorang sahabatpun termasuk Sayyidina Umar ra. Yang protes dengan mengatakan, "tidak, tidak, nabi Isa saja masih hidup, masa Nabi Muhammad SAW wafat??!". Akan tetapi mereka, para sahabat, menerima dan menangis.
G. Sebelum Nabi Muhammad SAW Hidup Manusia Tidak Ada Yang Kekal.
وَ مَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّنْ قَبْلِكَ الْخُـلْدَ ۗ اَفَا۟ئِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخٰـلِدُوْنَ
"Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum engkau (Muhammad); maka jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal?" (QS. Al-Anbiya 21: Ayat 34).
H. Nabi Isa Diangkat Ke Langit, bukan jasad Kasarnya tetapi Ruhani nya ditinggikan oleh Allah Ta'ala.
Kalimat "Ilaihi", tidak ada kata langit, tetapi "kepada Nya". Hi disini Allah. Sebagaimana kita membaca "Innalilaahi wa inna ilaihi raajiuun", Sesungguhnya Kami Kepunyaan Allah dan akan kembali kepada Nya, yaitu kepada Allah.
Jadi berdasarkan ayat ayat Alquran diatas, setiap yang bernyawa akan mati termasuk nabi Isa as dan para nabi terdahulu tidak ada kekecualian. Jangan karena berdalih Allah berkuasa sehingga ada sosok beberapa nabi terdahulu masih hidup termasuk nabi isa. Kekuasaan Allah Ta'ala menurut ayat-ayat ini saling menguatkan, karena ayat Alquran yang satu dengan yang lainnnya saling menguatkan dan mendukung.
Kesimpulan
Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi SAW, dapat disimpulkan bahwa setiap yang bernyawa akan mati, termasuk para nabi, termasuk Nabi Isa AS. Allah SWT telah menetapkan bahwa tidak ada yang kekal di dunia ini, kecuali Dia sendiri. Nabi Muhammad SAW, yang merupakan nabi pembawa syariat terakhir, juga telah wafat, sehingga tidak ada alasan untuk menganggap bahwa Nabi Isa AS masih hidup.
Kekuasaan Allah SWT adalah mutlak, dan Dia dapat melakukan apa saja yang Dia kehendaki. Namun, ayat-ayat Al-Quran menunjukkan bahwa Allah SWT telah menetapkan hukum bahwa setiap yang bernyawa akan mati, dan tidak ada kekecualian bagi para nabi.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dan semoga kita dapat meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT. Amin.
Disusun Kembali by. Abu Arsalanullah MAA, 03/03/2026.