SARIPATI NASIHAT KHALIFAH WAQT V ABA : KECINTAAN

RESENSI KHUTBAH KHALIFAH (16 Januari 2026) 

KECINTAAN NABI MUHAMMAD ﷺ KEPADA ALLAH TA'ALA

❝ Pada hakikatnya, para nabi memang mencintai kesendirian bersama Allah dan berbincang dengan-Nya. Hubungan-hubungan duniawi yang mereka bina bukanlah hasil dari hawa nafsu jasmani. Sebaliknya, hubungan-hubungan duniawi tersebut juga bertujuan untuk mencapai ketinggian yang lebih tinggi dalam hubungan mereka dengan Allah. ❞

Kecintaan Nabi Muhammad ﷺ Kepada Allah Sejak Sebelum Kenabian

Sejak masa muda, bahkan sebelum diangkat menjadi Nabi, Rasulullah ﷺ telah menunjukkan kecintaan yang sangat mendalam kepada Allah dengan menyendiri di sebuah gua dan sepenuhnya tenggelam dalam pengungkapan cintanya kepada Allah.

Kecintaan Sejati Lahir Dari Zikir Kepada Allah

Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan kita untuk mengingat Allah dalam setiap keadaan: ketika bersin, ketika mulai makan, setelah selesai makan, saat hendak tidur, ketika bangun tidur, setelah melaksanakan salat, sebelum melakukan sesuatu yang penting, dan ketika berwudu. Singkatnya, Nabi Suci ﷺ mengaitkan zikir kepada Allah dengan aktivitas sehari-hari.

Kesibukan Duniawi Tidak Menghalangi Ibadah

Hazrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad ra. menuliskan bahwa sungguh menakjubkan bagaimana Nabi Muhammad ﷺ begitu tekun dalam ibadah, padahal beliau juga menjalani jadwal harian yang sangat padat. Beliau melaksanakan salat lima waktu setiap hari, menerima delegasi asing, memimpin pasukan Muslim, mengajar para sahabat, bertindak sebagai hakim dalam berbagai perselisihan, mengawasi baitulmal, mengurus urusan kenegaraan, menegakkan ajaran Islam, memperhatikan para istri beliau, membantu pekerjaan rumah tangga dan masih banyak lagi. Semua itu beliau lakukan pada siang hari. Namun, alih-alih langsung beristirahat di malam hari, beliau hanya tidur sebentar, lalu di tengah malam bangun karena kecintaannya kepada Tuhannya dan berdo'a begitu lama hingga kaki beliau terluka.

Poligami Dalam Islam Bukan Untuk Pemenuhan Nafsu

Poligami dalam Islam sama sekali bukan didasarkan pada pemenuhan hawa nafsu, melainkan hanya dapat dilakukan atas dasar ketakwaan dan ketika benar-benar terdapat kebutuhan yang nyata. Tuduhan-tuduhan terhadap Islam muncul semata-mata karena adanya orang-orang yang menyalahgunakan izin poligami, padahal terdapat syarat-syarat yang sangat ketat sebelum seseorang diperbolehkan menikah lebih dari satu; hal itu sama sekali tidak didasarkan pada nafsu rendah.

Jalsah Salanah Bangladesh

Jalsah Salanah di Bangladesh hari ini telah dimulai. Di sana terdapat banyak penentangan. Huzur aba. mengimbau semua orang untuk mengingat para Ahmadi di sana dalam do'a-do'a mereka; semoga Allah melindungi mereka semua dan semoga Jalsah mereka dapat berlangsung dengan sukses.

🔗Sumber: https://www.reviewofreligions.org/47694/friday-sermon-summary-16th-january-2026-the-holy-prophets-sa-love-for-god-almighty/

Disusun Kembali by. Abu Arsalanullah, Bekasi 21/02/2026. 

Postingan populer dari blog ini

MANA YANG AKAN DIIKUTI SYARIAT ATAU ADAT

SIAPAKAH BIDADARI YANG HAKIKI?

WUJUDKAN PERDAMAIAN DI DUNIA ISLAM