MASALAH RISTA NATA
A. PERNIKAHAN MENGUTAMAKAN SEKUFU DALAM HAL AGAMA DAN KEIMANAN
*4 Alasan Mencari Jodoh*
Sebagaimana Hadhrat Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hanya ada empat yang biasa dijadikan landasan untuk menikah dengan seorang anak perempuan. Pertama, karena hartanya. Kedua, karena keturunannya. Ketiga, karena
kecantikannya. Keempat,
karena agamanya. Tetapi, kalian pilihlah perempuan yang itaat dalam beragama. Semoga, Allah memperbaiki kalian dan kalian mendapatkan perempuan yang beragama.”
(Bukhaarii, Kitaabu'n-
Nikaaĥ, Baab Al-Ikafaa-i'd-Diin)
Jadi, beliau saw. menarik perhatian kita ke arah itu. Pada dasarnya, tengah menarik perhatian kita pada sarana atau alat lahiriah, agar generasi yang akan datang menjadi taat dalam beragama. Menarik perhatian kita, untuk menjadikan lingkungan rumah tangga kita menjadi damai dan sejahtera. Sebab, andaikata ibunya seorang yang saleh dan taat beragama, maka pada umumnya anak-anak pun akan menjadi taat beragama. Dan tidak ada harta dunia yang dapat mendatangkan ketenteraman kepada manusia lebih dari anak-anak yang saleh dan taat beragama.
(KHUTBAH JUMAT HADHRAT KHALIFATUL MASIH V ATBA.
Jumat, 13 Dzulqaidah 1425 HQ (24 Fatah 1383 HS/Desember 2004 M)
di Mesjid Baitus-Salam, Paris, Perancis).
B. PILIH PASANGAN YANG BERAKHLAK KARIMAH (MULIA)
Nabi Muhammad Rasulullah saw bersabda:
"Jika seorang pria dengan akhlak yang baik dan saleh datang untuk melamar, maka lamarannya harus diterima. Jika kalian tidak menerimanya, perselisihan akan menyebar di dunia. Orang yang mengajukan pertanyaan ini, mencoba bertanya lagi. Namun, Rasulullah saw mengulangi jawaban tiga kali, bahwa jika seorang pria dengan akhlak yang baik dan saleh datang melamar, maka lamarannya harus diterima."
(HR Tirmidzi)
Kesalehan dan akhlak yang baik, adalah kualitas paling penting yang harus dicari dalam diri calon pasangan. Jika mengabaikan dua faktor utama ini, Rasulullah saw memperingatkan akibatnya akan membawa Anda pada kerugian dan penyesalan atas keputusan yang diambil.
(ceramah Mln Ousman Mbowe – Jalsah Salanah USA West Coast – Desember 20, 2019)
C. MENIKAH DENGAN SESAMA AHMADI ITU YANG PALING UTAMA
🌼 *Lelaki Ahmadi Untuk Wanita Ahmadi, Begitu Pula Sebaliknya* 🌼
“Apabila kalian menikahkan anak kalian pada ghair ahmadi, maka sama saja kalian memasukkan anak kalian ke dalam api dan dia akan dijauhkan dari Jemaat Ilahi ini. Begitu pula halnya para Lelaki Ahmadi yang tidak menikahi Perempuan Ahmadi.”
“Kalau kalian mengaku seorang Ahmadi, maka kalian harus menikahi Perempuan Ahmadi. Kalau Lelaki Ahmadi banyak menikah keluar, maka Perempuan Ahmadi akan kemana? Ini harus menjadi perhatian Lelaki Ahmadi juga. Jangan hanya melihat hasrat pribadi saja. Jika semua menikah dengan ghair, maka tak akan tersisa keturunan Ahmadi, kecuali dengan karunia Tuhan yang khas.”
“Orang-orang yang menikahkan putrinya dengan ghair, maka beberapa saat kemudian mereka akan merasa menyesal karena menjadi jauh dari Jemaat dan Agama pun jauh, dan kadang-kadang dilarang bertemu dengan Orangtua”
(Khutbah Jumat 8 April 2016, Masjid Baitul Futuh London)
Bekasi, 20/03/24.