MALAS & DO'A
Takabur & malas, jangan merasa berjasa : “ Dan andaikata di suatu sudut relung dadamu ada terselip sifat keangkuhan, ria, cinta diri-sendiri, dan kemalasan, kamu tidak akan dianggap memiliki sesuatu yang dapat diterima oleh Tuhan. Jangan-jangan, oleh karena beberapa hal yang kamu sangka amal baktimu (jasamu), kamu sebenarnya menipu diri sendiri karena beranggapan bahwa segala yang harus kamu kerjakan telah kamu laksanakan. Sabab Tuhan menghendaki agar di dalam wujudmu terjadi suatu revolusi (ruhani) yang dasyat lagi menyeluruh. Dia menuntut darimu suatu maut (kematian mengejar nafsu duniawi yang berlebihan), sesudah maut itu kamu akan diberi oleh-Nya kehidupan yang baru ”. ( Ajaranku, hal. 7-8, tahun 1993 ).
Orang malas tidak berguna : Beliau as. Bersabda, “ Dengarkanlah caci-maki orang dan bersyukurlah kepada Allah. Alamilah kekecewaan, akan tetapi janganlah memutuskan hubunganmu dengan Dia. Kamu sekalian adalah satu Jemaat Allah yang paling akhir. Perlihatkanlah amal baik sejauh mungkin hingga kesempurnaannya mencapai derajat yang tertinggi. Setiap orang dari antara kamu yang menjadi kendur dan malas akan dilemparkan dari Jemaat bagaikan sebuah barang yang kotor. Ia akan mati membawa penyesalan dan bagaimanapun ia tidak akan dapat merugikan Allah “ (Ajaranku, hal. 17, tahun 1993).
Doa Nabi Muhammad SAW menghilagkan rasa malas : untuk menghilangkan rasa malas dan Penakut ALLAAHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MINAL-‘AJZI WAL-KASALI WAL-JUBNI WAL-HARAMI WAL-BUKHLI…, Artinya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan malas, dan penakut dan tua dan bakhil/kikir…” (Tarjamah Riadhush-shalihin, hal. 373, Cetakan tahun 1973).
25/3/24, Bekasi