JANGAN MENJADI ATHEISME
MENDEKATLAH KEPADA TUHAN
Kalian harus ingat bahwa hanya jika seseorang meninggalkan kecerobohan dan perbuatan buruklah doanya diterima Tuhan. Semakin dekat dia dengan Tuhan semakin banyak doanya diterima. Itulah sebabnya Tuhan berfirman: Wa idza sa-alaka ibadi annii fa-inni qarib -- Dan jika hamba- hambaku bertanya tentang Aku, katakanlah : Aku dekat. Aku mengabulkan doa jika mereka berdoa kepadaku. Maka mereka hendaknya menjawabku dan beriman kepadaku, sehingga mereka dapat mengikuti jalan yang benar.
Di tempat lain Dia berfirman: Wa anna lahumut-tanawashu mim-makanim-ba'id Bagaimana Aku mengabulkan doa orang yang jauh dariku.
Ini adalah pelajaran dengan contoh hukum alam. Ini bukan berarti Tuhan tidak dapat mendengar (jarak yang jauh). Dia sangat tahu atas niat-niat yang tersembunyi dalam hati bahkan niat-niat yang belumterjadi. Di sini, sesungguhnya manusia diajak dekat kepada Tuhan. Dia telah diberitahu bahwa sebagaimana suatu suara yang jauh tidak dapat didengar, demikian juga seseorang yang ceroboh dan sibuk dalam perbuatan buruk, jauh dari Tuhan. Semakin jauh dia pergi, semakin jauh jarak tersebut dan semakin tebal tirai antara dia dan pengabulan doa.
Sebagaimana aku katakan bahwa meskipun Tuhan Maha Tahu hal yang gaib, inilah hukum alam bahwa manusia tidak dapat memperoleh apa pun tanpa Takwa (takut kepada Tuhan, jujur dan saleh).
Kadang-kadang orang yang bodoh menjadi atheis hanya karena tidak terkabulnya doa. Shahih Bukhari berisikan sebuah hadits yang menyebutkan bahwa orang mukmin memperoleh kedekatan kepada Tuhan melalui Nawafil (amal tambahan atau doa tambahan). (Malfuzaat, Vol. II. hal. 198)