KHOLIFAH PENGUSUNG KHILAFAH YANG RAMAH LINGKUNGAN (Ahmadiyah Hanya Satu)
NAMA ORGANISASI BUKAN NAMA AGAMA
MENGUSUNG KHILAFAH SPIRITUAL
Ahmadiyah induk ini berkembang pesat ke seluruh dunia, tahun 2020 sudah berdiri di 220 negara, memiliki Kholifah internasional, yang mengusung sistem Khilafah spiritual (Ruhaniah) yang ramah lingkungan, non politik. Mengapa sistem Khilafah ramah lingkungan?, karena keberadaan Kholifah Islam Ahmadiyah dengan sistem Khilafah spiritual (Ruhaniah) nya, kapan dan dimanapun berada disuatu negara, akan loyal kepada konstitusi dan ideologi negeri tersebut. Oleh karena itu, di negara manapun organisasi ini hidup, tidak akan berbenturan dengan tatanan konstitusi dan ideologi negara yang bersangkutan, justru warga Ahmadiyah ini loyalitas terhadap negerinya, tidak diragukan lagi, jauh berbeda dengan sistem Khilafah politik ala ex HTI.
DAKWAH ISLAM DAMAI
Kholifah Islam Ahmadiyah mengajarkan dakwah Islam rahmatan lilaalamin yang damai, non kekerasan, tidak boleh membuat huru-hara dan pemberontakan. Kholifah atau Pimpinan tertinggi Islam Ahmadiyah mengarahkan dan memimpin langsung aksi kemanusian dan sosial yang dibantu oleh para staff nya di seluruh dunia. Dalam bermasyarakat, nilai akhlakul karimah lah yang menjadi ciri khasnya mereka.
BERKEMBANG DENGAN DANA SWADAYA
Untuk mendukung dakwah Islam global, Islam Ahmadiyah banyak membangun ribuan masjid di Asia, Afrika, Amerika, Australia, Eropa, dll., mereka juga memiliki stasiun TV dakwah internasional yang siarannya 24 jam, non stop tanpa iklan yang disebut MTA, Muslim Televion Ahmadiyah (Tv Muslim Internasional), TV ini sudah eksis sejak tahun 1993. Membangun Sarana pendidikan dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, PERGURUAN TINGGI dan tempat BLK. Organisasi Ahmadiyah pun mendirikan sarana kesehatan umum dengan membangun dari Poliklinik sampai Rumah Sakit secara mandiri.
Semua proyek samawi ini, didanai secara swadaya.
TERJEMAHKAN ALQURAN 100 BAHASA
Kitab suci Islam Ahmadiyah adalah Alquran dan Sekarang sedang sibuk menterjemahkan, mencetak dan mendistribusikan Alquran 100 bahasa dunia. Setiap tahunnya, Puluhan dan ratusan Hafiz Quran dicetak oleh sekolah Hufaz Quran milik Islam Ahmadiyah Internasional. Kitab Suci Alquran bagi warga Ahmadiyah adalah sebagai sumber kehidupan rohani mereka. Tanpa Alquran, hati menjadi kering bahkan mati.
JAI & LEGALITAS HUKUM
Di Indonesia organisasi Ahmadiyah ini dinamakan, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Keberadaanndi Indonesia sejak tahun 1925, sebelum NKRI Merdeka dan terbentuk. Secara konstitusi, JAI memiliki hak hidup karena sudah berbadan hukum yang syah sejak tahun 1953 . Yaitu, Keputusan Menteri RI No. JA.5/23/13 Tanggal 13 Maret 1953.
WARGA JAI INKLUSIF
Warga JAI sangat eksis dalam gerakan sosial dan kemanusiaan, kerjasama lintas mazhab dan lintas Iman. Memiliki sayap organisasi untuk memudahkan dalam mengkhidmati Kemanusiaan, sosial dan peduli Lingkungan. Adapun sayap organisasi ini sbb. :
1. Humanity First (HF), Badan Pelayanan kemanusiaan yang berdiri di seluruh dunia. HF ini menyasar korban bencana alam, korban akibat peperangan, korban kelaparan. Dan ditengah pandemi Covid19, team relawan HF seluruh dunia, tetap bergerak untuk membagikan APD, Masker, Sembako, yang bekerja sama dengan pihak terkait dan Pemerintah setempat.
2. GDDN :
Gerakan Donor Darah Nasional (GDDN), ini pun dilakukan oleh warga Ahmadiyah. Gerakan ini rutin dilakukan setiap 3 bulan sekali, serentak di cabang-cabang Jemaat yang ada. Gerakan ini juga disesuaikan dengan kondisi yang ada dan bekerja sama dengan pihak lain yang terkait, terutama PMI. Sudah banyak dari warga Ahmadi yang sudah mendapat penghargaan karena aksi Donor Darah ini. bahkan ada yang diundang ke Istana dan pertemuan Nasional lainnya.
3. GCDKM :
Gerakan Calon Donor Kornea Mata (GCDKM). Dengan karunia Allah SWT. Warga Ahmadiyah menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan ini, sementara organisasi lainnya masih berkutat sekitar boleh atau tidaknya kornea mata didonorkan. Musium Rekor Indonesia (MURI), pimpinan Jayasuprana, menobatkan Ahmadiyah menjadi organisasi terbesar dan terbanyak di Indonesia bahkan dunia yang anggota nya menjadi calon peserta Donor Mata.
Proses..
Yang unik dari Ahmadiyah ini, terutama yg induk(Qadhian), semua biaya operasional organisasi dari swadaya anggota, tidak minta2 dipinggir jalan atau bikin proposal ke pemerintah.
Walaupun mereka mendapat tuduhan kafir, sesat, caci maki, hinaan dan hujatan, tetap saja mereka eksis dan tidak tiarap, tidak sembunyi, tidak kamuflase. Moto yang fenomenal Islam Ahmadiyah (Qadhian) adalah, LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE, "Cinta untuk semua kebencian tidak untuk siapa pun". Moto inilah yang menjadi ruh penguat mereka untuk tidak membalas saat disakiti. Semoga man teman berani, jujur mau tabayyun ke Organisasi Islam Ahmadiyah. Mereka senang, terbuka (inklusif) dalam menerima tamu dan diskusinya cukup ilmiah. Ok bro, semoga NKRI damai, Pancasila Jaya. Aamiin.