DO'A UNTUK NEGERI ( World Peace Day, By. Nasiruddin Ahmadi)

DO’A UNTUK NEGERI
(Alun-alun Purwokerto, 20 Mei 2017)

Syahadat
Shalawat
Do’a :
“Ya Allah kami berkumpul pada hari ini bukan untuk mendukung seseorang, atau berafiliasi dengan partai tertentu. Tetapi semuanya itu steril dari kepentingan. Kami berkumpul disini demi menyuarakan keprihatinan atas nasib bangsa akhir-akhir ini yang mendapat rongrongan dari kelompok tertentu anti Pancasila dan keberagaman”. Tatkala suara pemangku kepentingan sudah tidak sanggup lagi berbicara, maka hanya kepada Engkau-lah kami memohon.
“ Ya Allah ya Tuhan Kami Al-Khabir, Engkau yang Maha mengetahui sampai ke lubuk hati kami yang sangat dalam. Engkau Maha mengetahui takdir negeri kami tercinta dahulu, sekarang dan yang akan datang. Kami bersyukur kepada Engkau yang sudah memberikan Pancasila sakti sebagai falsafah hidup ibu pertiwi, semoga para Tokoh dari berbagai agama dan tokoh bangsa serta keturunannya yang sudah merumuskan dan mewariskan falsafah bangsa ini diberikan kemashlahatan fid-dunya wal akhirah”,  Aamiin.
“Ya Allah ya Tuhan kami, Engkau telah menciptakan Indonesia ini sangat beragam, kami sangat menyadari hidup di ibu pertiwi ini tidak sendiri. Ya Allah kami tahu Indonesia ini Terdiri dari   17.504 pulau, 1.340 suku,  546 Bahasa, multi agama dan kepercayaan. Kami bersyukur kepada-Mu ya Allah,  Indonesia yang beragam ini memiliki semboyan hidup “BHINEKA TUNGGAL IKA”, Walaupun berbeda-beda tetap satu jua demi mencapai  cita-cita para pendahulu kami, Kehidupan yang Adil, makmur dan sejahtera yang diridhai oleh Enkau ya Allah. Semoga dengan Kuasa dan ke-Esa-an-Mu ya Allah,   NKRI yang berdasarkan  konstitusi UUD’45 ini tetap utuh. Ya Allah Al-hafizh, lindungilah bangsa ini dari perpecahan”. Aamiin.
“Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rohim, semoga kami yang hadir pada hari ini, semuanya menjadi insan-insan yang memiliki sifat Ilahi-ah, Pengasih, Penyayang kepada keluarga, lingkungan dan sesama anak bangsa. Tidak saling curiga, prasangka dan memusuhi satu dengan yang lainnya”. Aamiin.
“Ya Allah Ghafurur-rahiim, semoga dengan sifat Maha Pengampun dan Kasih sayang-Mu, maafkan segala khilaf yang sudah para pendahulu dan kami lakukan. Dan semoga dimasa yang akan datang dengan Huda (Bimbingan-Mu) kami (seluruh elemen bangsa) menjadi insan-insan yang tidak memiliki rasa dendam”, Aamiin.
“Ya Allah semoga dengan sifat As-salam-Mu yang (Maha pemberi Damai/Keselamatan), semoga kami menjadi hamba-hamba yang bisa menciptakan damai di hati, damai dipikiran,  damai di bumi dan damai di langit .Ya Allah Al-Wadud yang (Maha men-cinta-i), tanamkanlah dalam hati dan prilaku kami untuk selalu mencintai siapapun,  “Cinta untuk untuk semua kebencian tidak untuk siapapun”, semoga dengan perkataan dan prilaku kami ini, semua makhluk berbahagia”, Aamiin.
Ya Allah, semoga Engkau mengabulkan doa Kami, Rabbana aatina ….., Allahumma shalli ‘ala Muhammad……..
Purwokerto, NA,  20 Mei 2017.

Postingan populer dari blog ini

MANA YANG AKAN DIIKUTI SYARIAT ATAU ADAT

SIAPAKAH BIDADARI YANG HAKIKI?

WUJUDKAN PERDAMAIAN DI DUNIA ISLAM