DO'A UNTUK GUSDURIAN (By. Nasiruddin Ahmadi)

GUSDUR-IAN CINTA KU
Oleh : Nasiruddin Ahmadi 
(Manislor, Haul Gusdur ke-6, 9 Januari 2016.  05.30)

Gerak-gerik dan perkataanmu cengangkan para pemerhati
Usiamu kau dedikasikan untuk kedamaian anak negeri
Setiap pemikiranmu kau curahkan demi terciptanya toleransi

Dendang pluralisme juga kau nyanyikan demi utuhnya Bhineka Tunggal Ika
Usahamu untuk ibu pertiwi takkan pernah sia-sia 
Rahmat Allah pasti mendukungnya

Ingin rasanya kau hidup kembali teruskan perjuangan
Aku hanyalah berangan-angan
Namun itu takkan mungkin, karena Allah sudah tentukan

Celoteh humor kebangsaan yang kau saji
Ingin pecahkan kekakuan birokrasi yang full korupsi
Negeri yang sudah rapuh penegakan konstitusi
Tanpa Gusdur akan semakin mati suri
Aku rindu sosok Gusdur dimasa kini

Kembalikan Indonesia yang dihargai
Untuk wujudkan jatidiri yang mandiri

Gusdur pengorbananmu takkan pernah usang
Semangatmu akan tetap merangsang
Ahli waris, simpatisan  dan pengagummu
Jasadmu memang menjauh dari kami
Namun semangat dan ruhmu akan semakin mendekat

Gusdur kurindu sosok sepertimu
Aku pilu sepeninggalmu
Melihat dan merasakan ketidak adilan
Diskriminasi dan kesewenang-wenangan kami rasakan
Yang merasa mayor dan benar, memvonis tanpa pengadilan
Mengkafirkan, menyesatkan di pengadilan jalanan

Gusdur, tolong ingatkan lewat mimpi,  kepada ahli waris dan pengagum-mu
Agar terus mengawal ke  Bhinekaan dan toleransi
Tuhan, tolong bisikan kepada para pemangku kebijakan
Agar berani menegakkan konstitusi
Tuhan tolong tiupkan ruh kebijakan dan cinta  kasih 
Kepada para ulama,  agar mewarisi sikap Gusdur
Wahai para tokoh agama, janganlah kalian asyik menjadi penonton
Tauladanilah kepiawaian sikap gusdur yang beranai dan  tegas
Untuk menjaga, mengawal dan memimpin umat demi tegaknya keberagaman

Ya Tuhan, semoga tercipta damai di hati, di pikiran dan di bumi dan di langit. 
Semoga Semua makhluk berbahagia, 
Love for all hatred for none, Cinta untuk semua kebencian tidak untuk siapapun

Selamat tinggal Gusdur, 
Namamu kan selalu terpatri di hatiku, 
Pemikiran dan ulah mu kan menjadi nilai ide dan tauladan ku
Keberanian mu yang tak ada duanya kan ku gugu dalam prilaku ku
Gusdur semoga Allah selalu menyertaimu. Aamiin.

Revisi, Pwt, 5/01/'22.

Postingan populer dari blog ini

MANA YANG AKAN DIIKUTI SYARIAT ATAU ADAT

SIAPAKAH BIDADARI YANG HAKIKI?

WUJUDKAN PERDAMAIAN DI DUNIA ISLAM